4
[Catatan Harian] Operasi Pengambilan Amandel
Kira-kira
sebulan yang lalu, saya menjalani operasi pertama. Operasi untuk mengangkat
amandel. Operasi ini merupakan anjuran dari dokter THT setelah saya berkonsultasi
pada September 2014. Pada saat itu, saya meminta dokter menunda tanggal operasi
saya karena status saya sebagai mahasiswa tingkat akhir. Ya, Oktober saya
dijadwalkan sidang akhir dan November adalah jadwal wisuda.
Bahkan
jauh sebelum itu, Ayah masih ragu untuk mengoperasi amandel, karena yah, tidak
sedikit dokter yang menyarankan untuk mempertahankan amandel demi fungsinya
sebagai kekebalan tubuh.
Berbeda
dengan pandangan Ayah, salah seorang teman malah menyarankan sebaliknya. Dokter
tempatnya berkonsultasi meyakinkan bahwa mempertahankan amandel yang radang
malah berbahaya, sedang antibodi tidak hanya ada pada amandel.
Terpengaruh
dengan saran dari temanlah pada akhirnya saya mendesak Ayah. Ditambah,
bulan-bulan sebelum operasi, kondisi kesehatan saya agak terganggu akibat
radang amandel. Makan makanan yang mengandung msg sedikit langsung sakit. Makan
minuman yang dingin sedikit langsung sakit. Bahkan mantra ajaib saya tampaknya
berkurang kemanjurannya.
Maka
ketika kali kedua saya berkonsultasi, saya sudah memantapkan diri untuk
mengikhlaskan amandel ini. Kamis saya konsultasi, esoknya saya operasi. Dan
jujur saja, ini adalah pengalaman saya menjadi pasien rumah sakit dan
pengalaman-pengalaman lainnya saat berada di rumah sakit.

