Showing posts with label hakekat berfikir. Show all posts
Showing posts with label hakekat berfikir. Show all posts
0

[Percikan] Question Mark

Posted by Unknown on 19:59 in , , ,
theemployable.com
Kala kita menapak akhir fase hidup. Sekolah Menengah Atas misalnya. Seringkali seseorang bertanya kepada kita. “Kapan lulus?” atau “Mau lanjut kemana?”. Pertanyaan ini senantiasa membayangi. Terkadang kita mungkin sulit tuk menjawab, jika tujuan kita masih samar atau saat arah masih tak terpetakan. Namun seringkali, hati kita telah mantap hingga diberikan kemudahan untuk menjawab. Sebab setiap kita menapaki tahapan demi tahapan hidup ini, kita tahu pasti kemana kaki akan melangkah dan hati ini telah ikhlas.

Pertanyaan lain juga akan terbersit setelah kaki telah menapak tahapan baru. Saat bertemu seseorang yang baru kau kenal, mesti ia bertanya “Kamu berasal dari mana?” atau “Alumni sekolah mana?”. Untuk pertanyaan ini, keyakinan yang pasti akan tercipta saat menjawab, tak seperti pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Sungguh terlalu jika ada yang tak mampu menjawab, mungkin ia abai atau amnesia sedang melanda.

0

[Dialogue] Modal Rayuan

Posted by Unknown on 05:50 in , , , ,
SONG OF THE DAY
Hijjaz - Kau Sahabat Kau Teman [ download ]

Beberapa hari yang lalu, aku terbangun setelah bermimpi. Mimpi yang kukenal karena merupakan fragmen asli kehidupanku saat SMA. Mimpi ini membuatku mengingat kembali sebuah dialogue antara aku dan beberapa orang teman seusai kelas berakhir. Saat aku sedang mempermasalahkan buku pelajaran TIK yang paling bagus.
Nisya   : “Bukunya bagus ini. Terbitan baru dan lebih berwarna.“
T          : “Bagus juga ini. Lebih tipis dan lebih murah.“
Nisya   : “Tipis khan bukan berarti bagus. Kalau harga mahal sudah pasti berimbang dengan kualitas.“

Kemudian, perdebatan kami terhenti karena ada seorang teman dari kelas sebelah yang ikut nimbrung. Posisi dudukku refleks bergeser. Teman tersebut sebentar mendengarkan apa yang kami perdebatkan sebelum ikut dalam obrolan.
Y          : “Lebih murah juga punya saya.“
Nisya   : ”Bukunya T yang paling murah kok.”
Y          : “Buku saya murah karena saya minjem.”
T          : ”Yee.. itu sih bukan murah lagi namanya, tapi ngga modal.”
Y          : ”Modal kok.”
Nisya   : ”Modal apa emang?”
Y          : ”Modal rayuan.”


Seketika itu, semua orang yang memang mendengarkan percakapan kami sedari tadi tidak mampu berkata-kata. Speechless dan akhirnya mengundang tawa. Tapi jawaban teman ini aku pikir sangat cerdas. Ia memanfaatkan dirinya sebagai makhluk sosial yang memang harus saling membantu. Mungkin ini juga yang melatari mengapa dialogue ini sampai terbawa mimpi. Untuk mengingatkanku terus akan kenyataan kita tak mampu hidup sendiri tanpa pertolongan dan menolong orang lain.

0

[Review] Hakekat Berpikir

SONG OF THE DAY
Bimbo - Ada Anak Bertanya pada Bapaknya [ download ]


“Sesuatu yang bisa dijadikan sebagai objek berpikir adalah pengaruh dari sesuatu, bukan sifat dari sesuatu itu“

Judul Asli         : At-Tafkir
Penulis             : Taqiyuddin an-Nabhani
Penerjemah      : Taqiyuddin as-Siba’i
Penyunting       : M. Shidiq al-Jawi
Halaman          : vi + 200 hlm
Penerbit           : Pustaka Thariqul Izzah
Cetakan           :  Cetakan I, November 2003
                          Cetakan II, Mei 2006
                          Cetakan III, November 2006
                          Cetakan IV, September 2008
                          Cetakan V, Juni 2010

Cukup dulu pengenalan identitas bukunya. Sekarang, aku akan mulai mereview. Agak terburu-buru sebetulnya aku mereview buku ini, jujur saja aku belum menyelesaikan membaca buku ini. Baru setengahnya. Tapi untuk membuat review singkat mengenai buku yang keren maksimal ini, aku rasa tak ada salahnya.


Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.