Showing posts with label jadi baik. Show all posts
Showing posts with label jadi baik. Show all posts
0

[Percikan] Renungan Ramadhan

Posted by Unknown on 01:50 in , , , ,
sarungbiru.wordpress.com
Alhamdulillah, Ramadhan kembali menyapa kaum muslim seluruh dunia. Keberkahannya belum-belum telah terasa dalam sanubari. Belum lagi tak terlewatkan berbagai rupa perubahan-perubahan yang senantiasa menghiasi Ramadhan. Banyak manusia seakan tersihir dengan pesona Ramadhan. Seakan berlomba-lomba mendapatkan kebaikannya.

Ya. Mata saya tak bisa menampik perubahan-perubahan ini. Paling tidak di awal-awal bulan ini. Lihat saja, pada malam hari masjid-masjid penuh sesak manusia dengan tarawihan. Mushola-mushola pun ramai dengan dendangan tadarus Al-Qur’an. Akhwat-akhwat seakan latah menutup auratnya dengan hijab, atau paling tidak, pakaian yang dikenakan jadi lebih santun. Tempat-tempat hiburan malam pun dipaksa tutup.

Perubahan pun menjangkau pada layar kaca kita. Artis-artis mulai bertanggung jawab atas apa yang mereka ucapkan. Sinetron-sinetron tiba-tiba berganti wajah menjadi lebih islami. Acara pencarian idola pun berganti menjadi ajang pencarian da’i.

Ahhh. Saya pun tersenyum geli akibat umat yang masih terkungkung dengan pemikiran dzalim bernama sekulerisme. Ramadhan adalah bulan ajaib yang mengubah umat 180 derajat menjadi lebih Islami. Namun hati saya meringis kesakitan jika memikirkan setelahnya banyak yang kembali bejat. Setelahnya Allah SWT kembali ditinggalkan. Seakan perhitungan amal hanya ada pada bulan Ramadhan.

Sekulerisme benar-benar telah melumpuhkan umat. Perubahan yang ada selama Ramadhan hanya mengambang di permukaan, bukan perubahan yang sampai ke akar hati. Sekulerisme mendorong umat ke jurang terdalam tanpa sisakan secercah sinar. Umat masih teramat senang berkubang dalam lumpur dosa dibandingkan bermandikan cahaya Islam yang terang benderang.

Sampai kapan fenomena ini akan berujung? Mungkin hanya waktu satu-satunya yang akan memberi jawaban.



0

[Percikan] Selektif Memilih Teman

Posted by Unknown on 14:56 in , , , , ,
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.“ (HR. Bukhari Muslim)

mazapoint.com
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’adi menjelaskan bahwa melalui hadits di atas, Rasulullah memberikan analogi hubungan dalam pertemanan, yakni teman yang baik layaknya penjual minyak wangi dan teman yang buruk layaknya seorang pandai besi. Salah satunya memancarkan kepositifan dan sebaliknya bagi yang lainnya.

Melalui hadits di atas, pun, Rasulullah sedang mengingatkan kita bahwa memilah dan memilih teman bukanlah hal sepele. Melalui pengaruh seorang teman seseorang dapat mengalami perubahan dalam kebiasaan, kegemaran, karakter, pandangan hidup, ideologi, bahkan agama. Oleh karenanya, amat bijak bagi seseorang untuk menyeleksi teman sepermainannya, dan memilih tidak sekedar sebaik-baiknya teman, yakni teman yang mampu memberi pengaruh positif tapi mampu menuntun ke jalan yang benar. Seorang teman yang miliki sebenar-benarnya visi untuk berada di surga kelak.

0

[Quote Of The Day] Love, Live, & Laugh

Posted by Unknown on 01:02 in , , , , , , ,

For more picture:
Instagram: @fenorevanisya
tumblr: fenorevanisya.tumblr.com


Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.