Showing posts with label amalan manusia. Show all posts
Showing posts with label amalan manusia. Show all posts
0

[Percikan] Prasangka (Buruk) Manusia

Day 1 of 99


Manusia senantiasa diliputi prasangka yang jika tidak berupa prasangka baik, maka berupa prasangka buruk. Sayangnya, prasangka baik sulit didapati kekinian. Saya malah mendapati kebanyakan prasangka manusia adalah prasangka buruk. Prasangka ini seringkali dibiarkan berkembang terburu-buru tanpa diimbangi dengan analisis mendalam terhadap fakta. Manusia seringkali larut dengan hal-hal yang ada di permukaan. Prasangka membuat yang samar menjadi semakin samar hingga tak terlihat. Tidak berlebihan jika saya berpendapat bahwa prasangka adalah pangkal manusia menjadi tidak bijaksana. Bukankah Allah telah ingatkan kita mengenai prasangka dalam firman-Nya?

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mempergunjingkan sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.” (TQS. Al-Hujurat : 12)

0

[Catatan Harian] I am Back

Posted by Unknown on 07:50 in , , , ,
So here I am, membuka blog yang tak terjamah berminggu-minggu. Tak ada kejutan berarti selain sawang yang berada di mana-mana. Serta meninggalkan kekecewaan pada diri sendiri karena niat untuk menulis satu postingan setiap harinya masih belum bisa terlaksana. Bahkan saat ini, tangan saya pun tak lincah seperti biasa dalam merangkai kata-kata.

Jujur saja, untuk menjadikan menulis sebagai sebuah habits, saya harus berusaha keras dalam waktu yang lama. Banyak membaca dan belajar untuk memilih diksi yang tepat. Maka setelah cukup lama tidak digunakan, saya harus memulai kembali dari titik awal. Hufft. I did big mistake.

Saya berkaca pada perkataan saya tadi pagi, yang ternyata menohok saya sendiri, dalam sebuah forum pengokoh nafsiyah. Kata saya, “Bersegera melaksanakan syariah dalam keadaan lapang memang hal yang mudah, tapi ketika kita berhasil untuk bersegera melaksanakan syariah dalam keadaan yang sempit sekalipun, itulah keimanan yang sempurna”. Ya. Sama halnya dengan kegiatan menulis ini, dulu sekali, dalam waktu dan keadaan yang lapang, saya mampu menulis dengan mudah. Tapi sekarang, saat waktu menjadi kendala, dan menjadikan saya tak mampu membuat postingan, mengindikasikan saya belum menjadi penulis yang baik.

Maka akhirnya, saya sedang mengupayakan cara agar saya dapat tetap menulis dan membuat postingan, tanpa melalaikan tanggung jawab saya yang lain. Tetap menjadi produktif dengan mengoptimalkan energi yang saya miliki, bukan sisa energi saya pada hari itu. Mengurangi waktu saya tidur. Serta waktu-waktu yang saya habiskan untuk hal-hal mubah.

Saya pasti bisa. Ya, seperti seorang yang menginspirasi saya. Beliau merupakan ibu rumah tangga dengan aktivitas dakwah. Setiap harinya ia bangun pukul 3 dan kembali tidur pada pukul 12 malam. Dan semuanya mampu beliau urus dengan sempurna dan maksimal. Entah itu, perannya sebagai hamba Allah, ibu dan pengatur rumah tangga, istri, pengemban dakwah, dan untuk dirinya sendiri. SubhanAllah.

Saya akan mencoba dan akan saya pastikan saya bisa melakukannya.



0

[Islamologi] Tata Cara Sholat menurut Empat Madzhab


Segala puji bagi Allah yang telah mensyariatkan kewajiban sholat kepada hambanya yang bertaqwa. Yang menjadikan sholat sebagai tiang yang menopang bangunan agama.
Urusan yang paling utama adalah Islam, dan tiangnya adalah sholat, serta puncaknya adalah jihad dijalan Allah.” (HR. at-Tirmidzi)

Yang memberi pembeda antara yang muslim dan yang kafir. Sungguh, apabila seorang muslim meninggalkan sholat padahal dalam hatinya ia tetap beriman dan meyakini bahwa sholat itu wajib; ia meninggalkan sholat karena malas atau sibuk tanpa adanya alasan syar’i untuk meninggalkannya, maka dalam keadaan demikian, disebutkan dalam beberapa hadits bahwa orang tersebut telah kafir dan halal darahnya.
Ikatan dan pondasi Islam ada tiga: laksanakanlah dasar-dasar agama Islam, barangsiapa yang meninggalkan salah satunya maka dia kafir dan darahnya halal, ketiga pondasi tersebut adalah: syahadat bahwa Tiada Tuhan selain Allah, sholat yang wajib, dan puasa di bulan Ramadhan.” (diriwayatkan oleh Abu Ya’la dengan sanad hasan)

1

[Catatan Harian] Tak Disangka

Posted by Unknown on 05:21 in , , ,
sumber: saemuna.wordpress.com

Anak tahun 90-an pasti familiar dengan judul postingan ini. Ya. Judul postingan ini sengaja saya ambil dari salah satu rubrik majalah “BOBO”. Rubrik yang isinya mengandung kejadian-kejadian tak terduga dari si Empunya cerita. Oleh karenanya, kesengajaan saya dalam memilih judul memang tak jauh-jauh dari kejadian tak terduga yang saya alami beberapa waktu lalu. Dan beginilah ceritanya,

Jum’at malam lalu, saat saya menyengaja membuka akun facebook, saya mendapati satu buah pesan yang dikirim sekitar empat jam lalu. Pesan tersebut berasal dari orang baru. Pesannya menyinggung salah satu tulisan dari blog saya yang saya posting ditahun 2013. Ia menyinggung kutipan quote yang saya pakai di postingan tersebut. Dan beginilah bunyi quote tersebut,
Aurat tak akan tertutup dengan sifat lemah lembut,
Tak akan tertutup dengan berperangai baik,
tidak akan tertutup dengan kata-kata yang baik,
tidak akan tertutup dengan sholat,
tapi akan tertutup dengan pakaian yang sempurna.”
-Asih Kurniasih Lumaela-

0

[Percikan] Selektif Memilih Teman

Posted by Unknown on 14:56 in , , , , ,
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.“ (HR. Bukhari Muslim)

mazapoint.com
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’adi menjelaskan bahwa melalui hadits di atas, Rasulullah memberikan analogi hubungan dalam pertemanan, yakni teman yang baik layaknya penjual minyak wangi dan teman yang buruk layaknya seorang pandai besi. Salah satunya memancarkan kepositifan dan sebaliknya bagi yang lainnya.

Melalui hadits di atas, pun, Rasulullah sedang mengingatkan kita bahwa memilah dan memilih teman bukanlah hal sepele. Melalui pengaruh seorang teman seseorang dapat mengalami perubahan dalam kebiasaan, kegemaran, karakter, pandangan hidup, ideologi, bahkan agama. Oleh karenanya, amat bijak bagi seseorang untuk menyeleksi teman sepermainannya, dan memilih tidak sekedar sebaik-baiknya teman, yakni teman yang mampu memberi pengaruh positif tapi mampu menuntun ke jalan yang benar. Seorang teman yang miliki sebenar-benarnya visi untuk berada di surga kelak.

0

[Song Of The Day] Maher Zain – This Worldly Life (Dunya)

Maher Zain – This Worldly Life (Dunya)
How beautiful, is this worldly life
But not a soul shall remain
We’ve all come into this World
Only to leave it one day
I can see that everything around me
Rises then fades away
Life is just a passing moment
Nothing is meant to stay. Oh.

Reff
This worldly life has an end
And it’s then real life begins
A world where we will live forever
This beautiful worldly life has an end
It’s just a bridge that must be crossed
To a life that will go on forever

So many years, quickly slipping by
Like the Sleepers of the Cave
Wake up and make a choice
Before we end up in our graves
O God! You didn’t put me in here in vain
I know I’ll be held accountable for what I do
This life is just a journey
And it’s taking me back to You

Back to Reff

So many get caught in this beautiful web
Its gardens become an infatuation
But surely they’ll understand at the final stop
That its gardens are meant for cultivation. Oh.

Back to Reff



0

[Percikan] Ana Ingin Keluar dari Jamaah

“Ustadzah, dulu ana merasa semangat dalam dakwah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata banyak pula yang aneh-aneh.” Begitu keluh kesah seorang darisah terhadap musyrifahnya di suatu hari.

Sang musrifah hanya terdiam, mencoba menggali semua kecamuk dalam diri darisahnya. Sang musrifah kemudian berkata dengan nada yang teramat halus, “Lalu, apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu?”.

“Ana ingin berhenti saja, keluar dari jamaah ini. Ana kecewa dengan perilaku beberapa yang justru tidak islami. Juga dengan organisasi dakwah yang ana geluti, kaku dan sering mematikan potensi anggota-anggotanya. Bila begini terus, lebih baik ana berjuang sendiri.“ Sahut darisah tersebut.

0

[Percikan] Tentang Amalan Manusia

“Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan. Lalu Allah menjelaskannya. Siapa saja yang bermaksud mengerjakan kebaikan dan tidak dia kerjakan, Allah mencatat di sisi-Nya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna. Jika dia bermaksud mengerjakan kebaikan dan dia kerjakan, Allah mencatat di sisi-Nya untuk orang itu sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kebaikan hingga kelipatan yang sangat banyak. Sebaliknya siapa saja yang bermaksud mengerjakan keburukan yang tidak dia kerjakan, Allah mencatatkan di sisi-Nya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna. Jika dia bermaksud mengerjakan keburukan dan dia kerjakan, Allah mencatatkan untuk dia satu keburukan (HR Bukhari, Muslim, Ahmad)

fimadani.com
Mungkin jawabannya akan benar jika seluruh umat muslim ditanya siapa malaikat yang bertugas mencatat amal kebaikannya. Namun jika menyangkut tentang amalan perbuatan itu sendiri, seringkali manusia lupa bahwa kebaikan dan keburukan atas perbuatannya akan dicatat, bahkan tidak akan ada yang luput.

Walaupun kita tidak mampu memprediksi seberapa persen kebaikan dan keburukan kita berbuah pahala dan dosa, paling tidak melalui hadits di atas dijelaskan bagaimana Allah swt memperlakukan kebaikan dan keburukan yang dilakukan oleh manusia. Penjelasan ini termaktub melalui empat kondisi:

Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.