Showing posts with label blogging. Show all posts
Showing posts with label blogging. Show all posts
0

[Apa Kabar Indonesia] Starving Children on Madaya

Day 04 of 99


Apa kabar Indonesia? Sudahkah kita menyempatkan untuk sejenak bersyukur hari ini? Jika belum, maka bersyukurlah sekarang. Paling tidak, bersyukurlah karena kita masih merasakan nikmat menjadi seorang muslim dan tinggal di Indonesia.

Bersyukurlah. Karena kita jauh lebih beruntung dibandingkan dengan saudara-saudara kita di Timur Tengah, khususnya di Suriah. Jika peristiwa teror bom Thamrin saja sudah membuat masyarakat Indonesia resah, maka bagaimana keresahan saudara kita yang setiap harinya mendapat teror bom yang datang dari segala penjuru? Jika impian kita masih skala dunia dan bersifat materi (ingin menjadi ini dan itu. Ingin beli ini dan itu. Ingin mendapat ini dan itu), maka impian saudara kita nun jauh di daerah konflik sudah jauh sampai langit tingkat ke tujuh. Beyond the see. Beyond the inspiration.

Masihkah kita belum bersyukur? Bahkan dengan kondisi kekinian saudara kita di beberapa wilayah Suriah? Atau mungkin kalian tak mengetahuinya? Bahwa para pembawa teror bagi saudara kita semakin brutal dan kosong manusiawi setelah mereka tak bisa menghentikan rakyat Suriah dengan berbagai jenis senjata. Kini mereka beralih memeranginya dengan kelaparan.

0

[Islamologi] Memahami Predikat Perbuatan Hasan dan Qobih

Day 03 of 99

Perbuatan manusia sesungguhnya adalah materi belaka. Ia mampu dijangkau dan diindera. Oleh karenanya manusia membuat penentuan terhadap predikat perbuatan yang dilakukan. Entah mereka sifati dengan khayr-syarr atau hasan-qabih. Hanya saja penentuan predikat perbuatan tidak bisa disifati melalui zatnya. Predikat perbuatan sesungguhnya bisa ditentukan melalui unsur luar. Saya menganalogikan layaknya kalimat utuh. Jika hanya terdapat predikat saja, maka kalimat tersebut menjadi bias. Untuk memahami predikatnya, kita membutuhkan subjek, objek, dan keterangan.

0

[Tahukah Kamu] 1% Rich 99% Poor

Day 02 of 99


Tahukah kamu, bahwa 1% orang terkaya dunia memiliki kekayaan yang setara dengan 99% penduduk dunia? Pernyataan tersebut nyata berdasarkan penelitian lembaga Oxfam. Lembaga yang concern demi mengurangi kemiskinan dunia.

Setidaknya untuk berada pada posisi 10% orang terkaya dunia, seseorang harus miliki kekayaan senilai US$68.800 atau sekitar Rp960 juta. Sementara untuk berada di posisi 1%, seseorang harus miliki kekayaan senilai US$760.000 atau sekitar Rp11 miliar. Angka yang sangat fantastis.

Keadaan ini wajar ketika sistem kapitalisme-sekulerisme masih digunakan dalam setiap lini-lini kehidupan. Sistem ini ditopang oleh pemilik modal demi keuntungan sebesar-besarnya dalam ekonomi pasar. Sayangnya label “pemilik modal“ tidak bisa disematkan kepada siapa saja. Ia disematkan kepada siapa saja yang memiliki kekayaan.

0

[Percikan] Prasangka (Buruk) Manusia

Day 1 of 99


Manusia senantiasa diliputi prasangka yang jika tidak berupa prasangka baik, maka berupa prasangka buruk. Sayangnya, prasangka baik sulit didapati kekinian. Saya malah mendapati kebanyakan prasangka manusia adalah prasangka buruk. Prasangka ini seringkali dibiarkan berkembang terburu-buru tanpa diimbangi dengan analisis mendalam terhadap fakta. Manusia seringkali larut dengan hal-hal yang ada di permukaan. Prasangka membuat yang samar menjadi semakin samar hingga tak terlihat. Tidak berlebihan jika saya berpendapat bahwa prasangka adalah pangkal manusia menjadi tidak bijaksana. Bukankah Allah telah ingatkan kita mengenai prasangka dalam firman-Nya?

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mempergunjingkan sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.” (TQS. Al-Hujurat : 12)

0

[Catatn Harian] Andai Samsung Galaxy Note Edge dalam Genggaman

Jika kita berbicara tentang teknologi, saya yakin tidak ada pembicaraan yang sanggup terhenti, karena layaknya cinta, pembicaraan mengenai teknologi tak akan pernah bosan terlantunkan dari setiap insan manusia. Termasuk di dalamnya pembicaraan yang melibatkan kata-kata pengandaian. Pun karena topik pembicaraan selalu berkembang setiap harinya. Jika hari ini sebuah produsen teknologi meluncurkan produk unggulannya, maka jangan salahkan esok jika produsen lain juga meluncurkan produk yang lebih canggih.

Dan teknologi yang kini tengah digandrungi berbagai kaula adalah ponsel pintar. Jika dulu manusia membutuhkan berbagai macam produk teknologi hanya demi satu macam fungsi, maka kini, hanya dalam satu genggaman, kita mampu melakukan apapun tanpa perlu menjadikan beban kehidupan menjadi lebih berat lagi. Yah, walaupun jika dipikirkan kembali, teknologi yang canggih maksimal ini berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan. Semakin canggih teknologinya, semakin dalam pula kita harus merogoh kocek.

Oleh karena itu, ketika saya melihat Samsung Indonesia mengadakan blog competition, saya rasanya mendapatkan angin segar. Jika pembicaraan saya sebelumnya berputar dalam pembicaraan yang melibatkan kata-kata pengandaian tanpa realisasi, maka dengan mengikuti kompetisi ini, saya memiliki sebuah harapan. Ya, karena tulisan terbaik akan mendapatkan sebuah smartphone anyar dari Samsung. Samsung Galaxy Note Edge. Ponsel pintar dengan desain cekungan lucu nan imut di salah satu sudut layar.

Dan seandainya Samsung Galaxy Note Edge dalam genggaman, dalam arti lain #MyNoteEdge, maka saya akan melakukan semakin banyak kegiatan positif yang efisien:

1.      Menulis dan membuat postingan blog setiap saat
Bagi seorang blogger seperti saya, Samsung Galaxy Note Edge akan menambah produktivitas menulis. Bagaimana tidak? Jika biasanya saya harus membuka laptop 14 inch, menunggu loading, mencolok modem demi terkoneksi ke internet, dan kegiatan per-laptop-an lain yang cukup menyita waktu, sehingga seringkali membuat saya tidak bisa menulis dan membuat postingan, maka dengan Samsung Galaxy Note Edge saya bisa membuat postingan dimana saja dan kapan saja.

Dan dengan fitur S Pen Stylus tentu akan semakin memudahkan saya untuk menulis ide yang muncul tiba-tiba karena seringkali saya melewatkan ide-ide yang muncul begitu saja. Tidak hanya itu fitur S Pen Stylus juga memudahkan saya untuk membuat coretan-coretan yang merupakan kerangka dari tulisan yang akan diposting.


2.      Mencapture setiap Momen yang Berkesan
“Momen berkesan yang sama tak akan pernah datang dua kali, maka kenanglah melalui gambar yang berbicara.“ -Fenorevanisya

Jujur saja, saya termasuk orang yang jarang mengabadikan kenangan melalui foto. Alasannya karena saya tidak memiliki kamera bagus yang mumpuni untuk memotret. Sehingga kamera yang saya miliki menghasilkan bidikan yang not good, ditambah dengan saya yang amatir dalam dunia ini.

Maka jika saya memiliki Samsung Galaxy Note Edge yang memiliki fitur kamera belakang 16 MP yang sudah disertai dengan autofocus, tentu ditangan saya yang amatir pun, hasil bidikan menjadi bagus walaupun tanpa efek. Setali tiga uang, saya pun bisa sedikit-sedikit belajar fotografi.


3.      Mendesain, Menyeketsa, dan Melukis
Selain menulis, desain, sketsa, dan melukis adalah salah satu hobi saat aktivitas luang. Jika biasanya saya mendesain dengan menggunakan corel draw di laptop, maka dengan memiliki Samsung Galaxy Note Edge saya akan mencoba mendesain melalui genggaman. Terlebih jika desain yang saya buat perlu diedit sedang saya tak membawa laptop, maka Samsung Galaxy Note Edge tentu akan menjadi jalan keluar atas masalah saya.

Bicara mengenai sketsa dan lukisan, tentu dengan adanya Samsung Galaxy Note Edge dalam genggaman akan memudahkan saya dalam mengasah kemampuan sebelum benar-benar saya tuangkan ke dalam kanvas yang terwarnai.


4.      Belajar menjahit melalui youtube
Tahun ini adalah tahunnya saya mencoba segala hal dimana salah satunya adalah belajar menjahit. Sayangnya, dengan intensitas waktu saya yang sedikit memiliki waktu luang, tentu belajar di tempat kursus bukan merupakan pilihan yang bijaksana. Oleh karenannya tentu saya harus mencari jalan keluar lain dan merupakan win-win solution. Saya bisa menjahit tanpa ada managemen waktu yang terlewatkan.

Dan jika saya memiliki Samsung Galaxy Note Edge, permasalahan ini mampu terpecahkan dengan mudah dan murah. Dengan ukuran 5,6 inch yang nyaman dalam genggaman dan tidak terlalu kecil, menonton tutorial menjahit di youtube akan sangat membantu saya belajar menjahit.


5.      Menyimpan Data-Data dengan Kapasitas besar
Terakhir, sadar ngga sih, jika 4 poin yang saya sebutkan di atas meerlukan kapasitas besar sebagai tempat penyimpanan. Aplikasi corel draw tentu membutuhkan kapasitas ram yang cukup besar jika tidak ingin crush. Belum lagi jika saya yang seringkali melakukan aktivitas download video dan film malas untuk mentransfer hasil downloadan saya ke PC. Oleh karenanya, saya tentu membutuhkan ponsel pintar yang memiliki ram besar dan kapasitas penyimpanan yang besar.

Maka jika menilik memori Samsung Galaxy Note Edge yang memiliki ram 3Gb dan pilihan internal storage 32/64 Gb dan micro SD yang mencapai 64 Gb, maka tentu saya sangat membutuhkan ponsel pintar ini.

Tuh kan, #MyNoteEdge akan membuat beban saya berkurang. Saya tidak perlu membawa laptop jika ingin membuat postingan atau mendesain. Saya tidak lagi membutuhkan kamera bagus dan mumpuni dan membawanya setiap saat hanya untuk menangkap momen berharga yang tidak diprediksi kapan akan datang. Saya tidak harus bergonta-ganti kertas untuk membuat sketsa yang bagus menurut saya. Juga tak perlu berganti-ganti kanvas dan menghabiskan puluhan pasta cat minyak untuk menghasilkan sebuah karya. Dan yang paling penting, akan banyak hal yang bisa saya pelajari hanya dengan menggenggam Samsung Galaxy Note Edge.

at least, semoga 5 poin pengandaian yang saya buat di atas cukup untuk membuat saya benar-benar menggenggan Samsung Galaxy Note Edge di tangan saya. Bahwa pengandaian saya ini tak seperti punuk yang merindukan bulan.

  

0

[Catatan Harian] Come Back Home

Posted by Unknown on 03:33 in , , ,
I’m back for blogging! Saya benar-benar kangen menulis setelah lebih dari sebulan berlalu. Literally, saya tidak berhenti menulis. Ada skripsi sebagai karya atas pembelajaran selama empat tahun. Tapi hari ini saya sudah menyelesaikan karya satu ini loh #ClapYourHand. Dan hari ini saya lulus. Iya lulus, setelah beberapa bulan terakhir ini hidup saya benar-benar penuh drama. Untungnya episodenya tidak banyak layaknya sinetron-sinetron Indonesia. Dan akhirnya ada embel-embel S.Hum di belakang nama panjang saya.

Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.