0
[Tahukah Kamu] Sekapur Sirih Sistem Ekonomi Islam
Posted by Unknown
on
19:44
in
Allah,
aturan islam,
ekonomi islam,
lemah dan terbatas,
sejatinya sistem,
tahukah kamu
Tahukah kamu?
Dalam pandangan Islam, ekonomi ditegakkan untuk
mewujudkan sebesar-besarnya kesejahteraan manusia, bukan untuk kesejahteraan
individu-individu tertentu, atau individu-individu yang tidak terikat dengan
norma dan etika Islam. Dengan kata lain, ekonomi dalam perspektif Islam
diperuntukkan bagi seluruh manusia dan masyarakat, bukan bagi individu dan
kelompok masyarakat tertentu. Islam tidak memisahkan antara apa yang wajib ada
bagi masyarakat dengan upaya mewujudkan kesejahteraan manusia, bahkan
menjadikan dua hal tersebut saling berhubungan dan berkaitan satu dengan yang
lain. Islam memperhatikan kepentingan individu dan masyarakat secara bersamaan.
Ketika Islam mengatur masalah masyarakat, ia juga memperhatikan
kepentingan-kepentingan individu. Sebaliknya, ketika Islam mengatur kepentingan
individu, ia juga memperhatikan pula kepentingan masyarakat.
Sumber: Kartikasari, Endah. Membangun Indonesia tanpa
Pajak dan Utang. 2010. Al Azhar Press: Bogor.
[Dialogue] Apalah Arti Sebuah Nama
Beberapa waktu lalu saya
berkesempatan bertemu dengan seorang pengemban dakwah yang luar biasa. Darinya,
mampu kita serap ilmu sebanyak-banyaknya. Darinya, kita belajar arti keihklasan
dalam mengemban dakwah. Darinya, kabut yang sekali-kali mengerjap mata telah
hilang. Maka wajar jika ada yang ingin mengenal beliau lebih dari sekedar rupa
dan penampilan fisik,
S : “Ustadz, kami ingin rasanya mengenal nama dan asal ustadz.“
U : “Saya sudah berumah tangga, dan anak-anak saya yang laki-laki sudah
menikah semua.“
Dan kami pun yang berada dalam
ruangan serempak tertawa dengan jawaban diplomatis Sang Ustadz.
Ini adalah
saat dimana saya pertama kalinya membenarkan quote “Apalah arti sebuah nama” yang ditulis oleh autor Romeo and Juliet. Saya harus
sepakat bahwa terkadang identitas bukanlah segalanya saat kita mampu mendengar
tentang apa yang seseorang katakan sebenar-benarnya. Bukan tentang siapa yang
menyampaikan.
Saya harus
sepakat bahwa identitas yang paling penting adalah identitas kita dimata Allah
yang Maha Mengetahui hingga tak perlu pencitraan. And finally, kita bisa jadi diri kita sendiri. Bukan identitas yang
dicap oleh sembarang manusia juga bukan identitas hasil pencitraan yang sengaja
dibangun.
[Ala Rosul] Rasulullah’s Effect
Posted by Unknown
on
19:36
in
ala rosul,
dakwah,
do'aku,
pengemban dakwah,
rasulullah,
strategi bertahan,
tawakal,
tegar dalam dakwah,
usaha
![]() |
| sumber: lampuislam.blogspot.com |
Konsekuensi
berada dalam jalan dakwah sejatinya hanya dua. Entah itu diterima atau ditolak
hingga dihujat. Maka tegar dalam dakwah adalah keutamaan, begitupun dengan utamanya
usaha, do’a, dan tawakal dalam dakwah. Sungguh, dakwah laksana seni yang
membutuhkan kekreatifan. Penolakan tak lantas membuat diri kita gagal dan
berhenti. Sebaliknya, penolakan akan membuat kita lebih kreatif dalam mencari
uslub dakwah. Membuat dakwah kita lebih memiliki efek. Ya. Seperti efek dakwah
atas Rasulullah kepada kaum Anshor Madinah.
[Tahukah Kamu] Makna Politis Adzan
Posted by Unknown
on
05:40
in
adzan,
daulah islamiyah,
khilafah islamiyah,
politik,
rasulullah,
tahukah kamu
![]() |
| sumber: mobavatar.com |
Tahukah kamu? Jika saja para muslim mau merenungkan kalimat-kalimat yang terdapat dalam seruan untuk sholat. Bahwa adzan merupakan seruan resmi yang dikeluarkan dari pusat resmi negara ―masjid―. Ya. Bahwa adzan miliki makna politis.
Allahu Akbar Allahu
Akbar
Sungguh Allah lebih besar
daripada para thagut, maka Allah-lah
yang lebih besar dalam membuat rintangan, dan Dia Maha Memenangkan semua
urusan-Nya.
Asyhadu Alla
Ilaha Illallah
Bahwa tak ada kedaulatan
dalam negara Islam selain kepada Allah dan tidak ada hukum selain hukum Allah.
Allah adalah Pencipta sekaligus Pengatur setiap urusan hamba-Nya.
Asyhadu Anna
Muhammadar Rasulullah
Bahwa Allah swt telah
menyerahkan kepemimpinan atas umat Islam kepada Muhammad, sehingga tidak ada
seorang pun yang berhak merampas kepemimpinan darinya. Beliau tetap dengan
kepemimpinannya hingga Allah menyempurnakan agama-Nya melalui al-Qur’an yang diturunkan
kepada Rasul-Nya, dan juga melalui as-Sunnah yang diilhamkan Allah atas
Rasul-Nya. Sungguh Rasulullah merupakan sebaik-baiknya suri tauladan bagi
umatnya.
Hayya ‘Alash
Shalah. Hayya ‘Alal Falah
Maka bersegeralah,
wahai manusia, untuk bergabung di bawah bendera negara yang murni karena Allah
ini dengan bersama-sama memperkokoh hubungan manusia dengan Tuhannya,
memperkokoh hubungan manusia dengan sesamanya berdasarkan nilai-nilai
kemanusiaan yang sangat tinggi.
Allahu Akbar Allahu
Akbar. La ilaha Illallah
Akhirnya, Allah kembali
mempertegas akan keMahaan-Nya. Bahwa kedaulatan dalam Negara Islam hanya milik
Allah semata, dan hukum yang ada dalam Negara Islam hanya syari’at-Nya saja.
Sumber: Prof. Dr. Muh. Rawwas Qol’ahji. Sirah Nabawiyah: Sisi
Politis Perjuangan Rasulullah SAW. 2011. Al Azhar Press: Bogor.
[Islamologi] Tata Cara Sholat menurut Empat Madzhab
Segala puji bagi Allah
yang telah mensyariatkan kewajiban
sholat kepada hambanya yang bertaqwa. Yang menjadikan sholat sebagai tiang yang
menopang bangunan agama.
“Urusan yang paling utama adalah Islam, dan tiangnya adalah sholat,
serta puncaknya adalah jihad dijalan Allah.” (HR. at-Tirmidzi)
Yang memberi pembeda
antara yang muslim dan yang kafir. Sungguh, apabila seorang muslim meninggalkan
sholat padahal dalam hatinya ia tetap beriman dan meyakini bahwa sholat itu
wajib; ia meninggalkan sholat karena malas atau sibuk tanpa adanya alasan syar’i untuk meninggalkannya, maka dalam
keadaan demikian, disebutkan dalam beberapa hadits bahwa orang tersebut telah
kafir dan halal darahnya.
“Ikatan dan pondasi Islam ada tiga: laksanakanlah dasar-dasar agama
Islam, barangsiapa yang meninggalkan salah satunya maka dia kafir dan darahnya
halal, ketiga pondasi tersebut adalah: syahadat bahwa Tiada Tuhan selain Allah,
sholat yang wajib, dan puasa di bulan Ramadhan.” (diriwayatkan oleh Abu Ya’la dengan sanad hasan)
Subscribe to:
Posts (Atom)








