Showing posts with label kisah inspiratif. Show all posts
Showing posts with label kisah inspiratif. Show all posts
2

[Ala Rasul] Usaha, Do'a, dan Tawakal ala Rasul

Posted by Unknown on 21:19 in , , , , , ,

Ini adalah salah satu kisah yang menunjukkan seberapa besar usaha dan keseriusan Rasul dalam dakwah dalam kondisi apapun, bahkan saat keluarga, paman dan isterinya, yang senantiasa mendukung Rasulullah pergi meninggalkan dunia ini selamanya. Selama hidupnya, Abu Thalib senantiasa membela dan menjaga Rasulullah dari serangan dan penyiksaan fisik. Sedang Khadijah laksana mata air di tengah padang tandus. Ia selalu menghibur Rasul dan membantu melepaskan kesulitannya dengan kata-kata pencerahan dan optimisme yang membuat hati beliau menjadi tentram.

Kepergian keduanya tentu menimbulkan duka yang mendalam. Duka semakin menjadi duka tatkala kepergian Abu Thalib membuat orang-orang Quraisy semakin berani menghadang dakwah. Kafir Quraisy semakin meningkatkan penganiayaan terhadap para pengemban Islam dan memperbanyak kreativitas penindasannya hingga benar-benar menghimpit beliau.

0

[Dialogue] Hitam Putih Kutub Manusia

Posted by Unknown on 07:12 in , , ,
Jangkung: (tertawa) Kau ini bayi, Kalong! Cobalah belajar bernafas dulu! (kalong bernafas dan gerak) Satu langkah kebenaran berjalan, Kalong, sepuluh langkah kejahatan melampauinya. (Kalong bernafas dan gerak) Kebenaran pontang-panting. (Kalong meningkat) Kalong. Apa warna kebenaran?

Kalong: Putih, Guru.

Jangkung: Dan warna kejahatan?

Kalong: Hitam

Jangkung: O, jadi kehidupan ini hitam putih. Yang putih dipuja, yang hitam dikutuk?

Kalong: Tidak. Karena manusia berwarna putih sekaligus hitam.

Jangkung: Dimanakah rumah persemayaman bagi warna hijau, kuning, ungu, biru, atau kelabu?

Kalong: Juga di sel-sel darah setiap manusia. Nilai kehidupan berkutubkan putih dan hitam, tapi manusia menelan semua warna.

Jangkung: Sehingga wajah dan kepribadiaannya tidak menentu?

Kalong: Ya. Tidak menentu. Tapi juga kaya, karena itu. Manusia memilih satu atau dua warna untuk dipoleskan di wajahnya, dan itu bisa berganti setiap pagi dan sore.

Jangkung: Atas pertimbangan apa manusia mengganti warna? Kebaikan? Keindahan? Kebahagiaan? Ketentraman?

Kalong: Selera, dan keuntungan. Manusia tidak terutama berpikir baik atau buruk, melainkan enak atau tidak enak, menguntungkan atau tidak menguntungkan...

Komentar:
Begitu aku membaca secuil naskah lakon tradisi „Perahu Retak“ karya Emha Ainun Nadjib, jujur saja aku begitu terkesima dan benar-benar jatuh cinta pada karya beliau. Beliau memang seringkali menghembuskan nafas Islam dalam setiap karyanya. Masterpiecenya.

Dialog antara tokoh Jangkung si Guru Pengembara dan Kalong si Murid benar-benar mensifati manusia setuhnya. Aku bersetuju bahwa ada dua kutub dalam diri manusia. Kutub yang putih dan yang hitam. Kaum China menyebutnya keseimbangan. Yin dan Yang. Tapi tetap, manusia memiliki warna lain dalam dirinya, yang membuat manusia semakin berwarna.

Karenanya, manusia mampu memilih warna yang akan dikenakannya. Bisa biru, ungu, kelabu, hijau, dll. Karenanya pula warna yang dipilih manusia mampu berganti siang dan sore. Pagi dan malam. Berbicara mengenai pergantian waktu, aku jadi teringat sebuah hadits Rasulullah yang berbunyi:
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi mukmin dan di waktu sore telah kafir, dan di waktu sore beriman dan pagi menjadi kafir, ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia.” (HR. Ahmad No. 8493)

Pun aku bersetuju ketika Emha Ainun Nadjib menyebutkan pilihan manusia kebanyakan hanya berdasarkan selera dan keuntungan. Karena memang begitu dan beginilah manusia. Cenderung absurd dalam menjalani hidup. Kepentingan ke“aku“an memang cenderung lebih diutamakan. Pada akhirnya manusia akan kalah terhadap nafsu. Dimakan oleh kerakusan dirinya sendiri.

Aku punya sebuah tips untuk menangkal kekalahan manusia. Kekalahan kita terhadap diri kita sendiri. Satu tips gampang-gampang sulit. Hanya satu tips untuk kaum muslim. Hiduplah sesuai apa yang Allah syari’atkan. Dan semua selesai. Kita menang. 

0

[Percikan] Kunci Ketaatan Sejati : Tak Bermain-Main dengan Kehidupan

Posted by Unknown on 07:57 in , , , , , ,
SONG OF THE DAY
Opick - Kembali pada Allah [ download ]

gambar google

“Tuhan sedang tidak bermain dadu ketika menciptakan jagat raya ini.” (Einstein)

Allah tak pernah bermain-main dengan apa yang Ia ciptakan. Tak perlu keimanan tinggi tuk buktikan ini, hanya dibutuhkan penginderaan secara dekat tentang alam semesta, manusia, dan kehidupan.

0

[Percikan] Saudaraku, Kan Kusebut Namamu dalam Do‘a

Posted by Unknown on 00:15 in , , , ,
SONG OF THE DAY
Fika - Do'a Kalbu [ download ]

gambar google

Rasulullah saw bersabda, “Apabila seorang muslim mendo’akan kebaikan untuk saudaranya (sesama muslim) yang berjauhan, maka malaikat mendo’akan (orang yang berdo’a) pula: “Semoga engkau memperoleh kebaikan juga.“ (HR. Muslim dari Abu Darda‘ ra)

Pada suatu hari di negri antah berantah, hiduplah pemuda berusia 20 tahun yang sehari-hari bekerja serabutan. Pemuda tersebut selayaknya kurir. Ia bekerja dengan membawa dagangan yang dititipkan padanya untuk diantarkan sampai ke negeri tetangga. Sesekali, pemuda tersebut mengambil waktu sejenak demi mengumpulkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan panjangnya.

Suatu ketika saat pemuda tersebut tengah berisitirahat di bawah pohon rindang, ia bertemu dengan seorang kakek tua yang menghampirinya. Kakek tersebut menawarkan dagangannya berupa kain sutra kepada pemuda tersebut. Sebuah kain sutra tentu tak bermanfaat bagi pemuda sepertinya. Namun begitu, melihat Sang Kakek yang tua, timbul keinginan demi menolongnya. Sayangnya, ia pun tak memiliki uang. Maka pemuda itu pun meminta maaf tak dapat membeli dagangan kakek tersebut sembari mendo’akan kelarisan dagangannya.

1

[Catatan Harian] Kamera Polaroid

Posted by Unknown on 18:19 in , ,

quelle : tunjuk-tangan.blogspot.com
SONG OF THE DAY
The CS - Mama Bunda Umi Apapun Namanya [ download ]

Kamera Polaroid atau lebih dikenal dengan kamera langsung jadi
adalah model kamera yang dapat memproses foto sendiri
di dalam badan kamera setelah dilakukan pemotretan –wikipedia-


0

[Percikan] Keliru Part 2


Masih ingat dengan cerita pendek “Keliru”? Kali ini aku akan memcoba mengalurkan makna dari cerita yang amat sederhana ini. sederhana bukan berarti kosong makna bukan? Lewat kesederhanaannya tersirat makna yang sangat dalam. insyaAllah. Tapi tentunya, kita samakan dulu persepsinya. Tak ada persepsi kapitalisme apalagi sosialisme. Persepsi yang kita pakai adalah islam.


2

[Percikan] Keliru

Posted by Unknown on 15:37 in , , ,


Seorang anak diajak ayahnya membantu di kebun. Sang anak merasa sennnaaaanng sekali lantaran ia akan berhadapan dengan berbagai macam buah dan sayur. “Apa yang akan kita kerjakan di kebun Yah?” tanyanya.

“Bantu Ayah untuk memanen singkong untuk kita jual nak.”


Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.