0

[Catatan Harian] Tips untuk Menghindari Ikhtilat

Posted by anisya retno sari on 06:55 in , ,
Tips ini merupakan hasil dari pengalamanku untuk menghindari ikhtilat. Yang harus disadari bahwa memegang aturan Islam secara kaffah hari ini memang seperti menggenggam bara yang panas. Tak jarang malah aturan Islam berseberangan dengan budaya Indonesia. Terkadang dikutuk karena sombong dan kurang sopan. Tapi lebih dari itu, aku lebih suka jika ada sesuatu dalam diriku yang tak mengenakkan, bicara dan konfirmasi mengapa aku bersikap seperti itu serta tidak menjudgje seenaknya. This is it:

Pertama, dalam kendaraan umum, aku akan menghindari kendaraan umum yang penuh, yang memungkinkan aku untuk berdesak-desakan dengan laki-laki. Aku menghindari pergi sendirian, dan memilih seorang teman untuk menemaniku. Paling tidak aku akan aman dari duduk bersama laki-laki. Jika aku terpaksa pergi sendirian, terutama saat harus pulang ke Serang, walaupun kursi masih banyak tersisa kosongnya, aku lebih memilih untuk duduk disebelah perempuan atau mengambil single seat yang ada di sebelah supir. Untuk menghindari perbincangan, biasanya aku akan langsung tidur sesaat setelah kendaraan umum tersebut melaju. Jika masuk waktu yang dimakruhkan untuk tidur, maka aku akan mengambil ear phone dan buku untuk kubaca.

Kedua, dalam undangan acara-acara, aku akan memastikan apakah acaranya diadakan terpisah antara laki-laki dan perempuannya. Jika tidak, maka aku akan menolak secara halus dan jujur. Biasanya alasan yang kulontarkan adalah, „ada acara lain yang lebih urgent“ atau „aduh, saya ngga bisa kalo acaranya cewek dan cowok. Bisa adain terpisah ngga?“. Jika yang mengundang adalah sama-sama pengemban dakwah, aku akan jujur mengatakan hukum ikhtilat yang berlaku dalam Islam.

Empat tahun lalu, jika aku diberitahu tentang aturan Islam yang tidak populer, aku pasti akan mengumpat dan menyebut „fanatik amat sih!“. Tapi sekarang, aku akan lebih legowo dalam menjalani aturan-aturan Allah. Aku mendengar dalilnya dan aku taat. Sesederhana itu.



0

[Islamologi] Ikhtilat: Campur Baur Tak Mengenakkan

SONG OF THE DAY
Azzam Voice - Remaja Galau [ download ]

Quelle : dirikudrcinta.blogspot.com

Aku memang mengakui jika es campur enak. Menyegarkan. Dan membuat lega dahaga. Tapi tidak semua yang dicampur itu enak, walau sudah biasa terjadi. Terlebih jika standar perbuatan kita adalah halal-haram syariat. Ialah ikhtilat yang telah membudaya dalam kehidupan kaum muslim. Ikhtilat yang mayoritas berbalut silah ukhuwah (lihat postingan tentang : reuni). Hukum ikhtilat telah jelas keharamannya. Lantas sejauh mana sesuatu dapat dikatakan ikhtilat?

0

[Dialogue] The Superman Return

Posted by anisya retno sari on 17:10 in , ,
T : Nisya, Nisya, kamu nonton the superman return ngga?

Nisya : Ngga, aku ngga suka superman, aku lebih suka spiderman.

R&T : (Saling Berpandangan, ujung-ujung bibir mereka menahan senyuman atau tawa?)

R : Nisya...! Bukan superman yang itu... ini reality show korea.

Nisya : Mana aku tau yang kayak begituan. Hehe

T : Tapi Nisya jawabnya bener, cuma ngga nyambung aja sama bahan obrolan.

Komentar:

Karena penasaran, malamnya aku surfing di internet. Dan yah... (mengangkat bahu), setelah itu aku mengganti sampul facebookku dengan foto salah satu pemerannya. Anak kecil imut, namanya Sarang.


0

[Quote] Love, Live, & Laugh

Posted by anisya retno sari on 23:49 in , , , ,


0

[Artofolio] Sonet: X

Posted by anisya retno sari on 06:29 in , ,
siapa menggores di langit biru
siapa meretas di awan lalu
siapa mengkristal di kabut itu
siapa mengertap di bunga layu
siapa cerna di warna ungu
siapa bernafas di detak waktu
siapa berkelebat setiap kubuka pintu
siapa terucap di celah kata-kataku
siapa mengaduh di bayang-bayang sepiku
siapa tiba menjemputku berburu
siapa tiba-tiba menyibak cadarku
siapa meledak dalam diriku
: siapa Aku

Sapardi Djoko Damono (1968) dalam „Hujan Bulan Juni



0

[Catatan Harian] Mengambang Kembali

Posted by anisya retno sari on 05:31 in , ,
SONG OF THE DAY
D'Masiv - Jangan Menyerah [ download ]

sumber : Gambar Google

Sudah lama rasanya aku tidak mengunjungi blog ini. Banyak aktivitas yang memang membutuhkan perhatian lebih ketimbang harus menulis dan mengunjungi blog ini. Itu pikiran awalku. Dan setelah lebih dari sebulan aku baru sadar, bahwa menulis dapat membuat efek stress yang melandaku agak berkurang.

Maka itu, aku akan mengambang kembali. Membersihkan sarang laba-laba yang memenuhi hampir seluruh ruang blogku. Mengupdate lagi setiap hari. Dan yang lebih penting aku menulis lagi. Tentu saja, aku juga menulis skripsi. Tapi keduanya benar-benar berbeda, walaupun keduanya menyenangkan.

Selama aku tidak menulis, aku benar-benar sudah tertinggal berita-berita seru yang seharusnya aku berikan komentar. Entah itu tentang pelecehan seksual, pemilu, atau tentang kekhilafahan. Tapi next aku benar-benar harus bekerja keras mendobrak diri jika tak ingin melalaikan kewajiban-kewajiban yang lain. Menulis, mendengar, dan membaca untuk pengetahuan diriku. Cepat-cepat selesai kuliah sebagai amanah orangtua. Dan dakwah untuk melanjutkan kembali kehidupan Islam bersama Hizbut Tahrir sebagai amanah Allah SWT. Kesemuanya harus diperjuangkan hingga titik darah penghabisan. Artinya, taka da kata istirahat untuk sekarang, karena tempat istirahat terbaik adalah di Syurga-Nya kelak. Itupun jika aku layak.



Copyright © 2009 Catatan Kecil Untuk Dunia All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.